Daftar Isi


Loading Sitemap .. Please Wait.. :)
 

Selasa, 28 Mei 2013

Cara Belajar Membaca TAB GITAR Bagi Pemula

Di sini ada beberapa tips Cara Belajar Membaca TAB GITAR Bagi Pemula. Mungkin banyak dari antara kita yang pada saat belajar masih bingung cara membacanya. Tab sendiri memiliki manfaat sebagai alternatif terakhir saat kita tidak mampu atau kesulitan membaca not pada sebuah lagu, baik itu not balok dan ataupun not angka, oleh sebab itu seorang gitaris harus bisa membaca tablature. Definisi tablature sendiri: enam garis yang menggambarkan guitar fingerboard, garis teratas menunjukkan senar yang bernada paling tinggi (high E / E tinggi / senar no 1 -- standard tuning).
Belajar Membaca TAB GITAR Bagi Pemula - Tablature [Bag.1]
Fungsi TAB pada permainan Gitar :
  • Dapat menunjukkan string mana yang harus dipijit dan dimainkan.
  • TAB dapat menunjukkan cara memainkan nada (hammer-on, pull-off, slide, bending dll.)
  • TAB juga dapat menunjukkan TUNING masing-masing string. Standard, drop-down atau up-tuning.
Dibawah ini adalah bit kosong dari TAB dengan nama string pada bagian kiri. Gambar garis putus-putus (--------) adalah jumlah ketukan (interval) antara nada yang satu dengan yang lain atau biasa disebut dengan ketukan.

e  |-----------------------------------------------------
B |-----------------------------------------------------
G |-----------------------------------------------------
D |------------------------------------------------------
A |-----------------------------------------------------
E |-----------------------------------------------------

Perhatikan keterangan di bawah ini :
  • Garis pertama adalah senar 1 = e
  • Garis kedua adalah senar 2 = B
  • Garis ketiga adalah senar 3 = G
  • Garis keempat adalah senar 4 = D
  • Garis kelima adalah senar 5 = A
  • Garis keenam adalah senar 6 = E
Mulai dengan 6 baris (atau empat untuk bass). Ini berhubungan dengan senar-senar dari instrumennya. Garis yang paling atas adalah string yang paling tinggi dan yang dibawahnya adalah string yang lebih rendah dan seterusnya.

Contoh Pertama :

e |–1—2—3—4————————
B |—————————————–
G |—————————————–
D |—————————————–
A |—————————————–
E |—————————————–

Artinya: petik senar pertama (paling bawah) berturut-turut mulai dari fret (kolom) 1, fret 2, fret 3, fret 4

Contoh Kedua :

|—————————————–
|———————-1—2—3—4—-
|—————————————–
|—————————————–
|—————————————–
|—————————————–

Artinya: petik senar kedua (dari bawah) berturut-turut mulai dari fret (kolom) 1, fret 2, fret 3, fret 4

Contoh Ketiga :

|—————0————————-
|———–2——2———————
|——–3————-3—————–
|—–4——————-4————–
|—————————————–
|—————————————–

Artinya :
1. petik senar ke-4 (hitung dari bawah) fret (kolom) ke-4 lalu
2. petik senar ke-3 (hitung dari bawah) fret (kolom) ke-3 lalu
3. petik senar ke-2 (hitung dari bawah) fret (kolom) ke-2 lalu
4. petik senar ke-1 (paling bawah) fret (kolom) ke-0 (dilepas)

Berikut istilah dalam TAB atau TABLATUR :
  • Pull off : tempatkan jari bersamaan pada not-not yang akan dibunyikan. Petik not awal, tarik jari pertama anda(yang memetik not awal) untuk membunyikan not berikutnya
  • Slide : petik not awal, geser jari pada not berikutnya (lebih rendah atau tinggi). Ada dua slide disini, pertama: tanpa memetik not berikutnya (sekali petik 2 not), kedua: dengan memetik not berikutnya (dua petik, 2 not)
  • Tapping : dengan ujung jari telunjuk atau tengah ketuklah not yang ingin dibunyikan pada fretboard
  • Trill : selang-seling dengan cepat antara not awal dan kedua memakai hammer on dan pull off
  •  Pick slide : bunyikan not dengan memakai sisi pick, sehingga muncul suara gerit/seret(scratch)
  •  Hammer on : petik not awal(pertama) / not lebih rendah dengan cara picking(memetik dengan pick) lalu bunyikan not lebih tinggi dengan jari lain dengan tanpa picking lagi
  • Bend : tekan kuat jari kiri pada fretboard kemudian naikkan jari anda hingga nada yang dihasilkan menjadi naik
  • Bend and release : petik, bending hingga nadanya naik 1/2 atau 1, kemudian balik lagi ke nada awalnya
  • Pre bend : bending dulu hingga nadanya naik 1/2 atau 1, baru dipetik
  • Pre bend and release : bending dulu hingga nadanya naik 1/2 atau 1, petik, bending lagi hingga bunyinya balik ke not awal
  • Unison bend : bending dua buah not bersamaan
  • Artificial harmonic : bunyikan not dengan seperti biasa, cuman pada picking tangan kanan iringi dengan sisi jempol, atau pucuk jari telunjuk, dengan volume atau tingkat efek distorsi tinggi akan menghasilkan bunyi decit harmonic
  • Tremolo bar : memakai tremolo/whammy bar, turunkan not pada tablature sejauh yang ditunjukkan, lalu balikkan lagi ke not awalnya
  • Palm muting : diamkan not yang bersuara dengan telapak tangan kanan(bagi left handed guitarist)/kiri(bagi right handed guitarist)
  • Muffled strings : letakkan jari dengan tanpa menekan terlalu kuat pada fretboard sehingga menghasilkan sound percussive
  • Vibrato : efek getar, dengan bending, getarkan senar dengan bending naik turun secara cepat, bisa dengan tangan kiri atau memakai tremolo/whammy bar
  • Wide atau exaggerated vibrato : bending naik turun lebih kuat lagi dari vibrato bias
  • Natural harmonic : bunyikan not dengan menyentil(menyentuh ringan) dengan jari kiri hingga berbunyi seperti lonceng "ting"
Semua akan menjadi sangat mudah jika kita sering berlatih, karna tanpa berlatih dan takut salah sama saja gagal sebelum memulai. Seperti waktu kita Belajar Gitar pertama kali pasti bisa asal ada kemauan. OK di tunggu artikel berikutnya...

Cara Tuning Atau Menyetel Gitar

Tuning atau orang lebih mengenalnya dengan Stem atau setel , merupakan proses penyelarasan senar 1 dengan yang lain. Tuning adalah hal terpenting selain dari bermain gitar itu sendiri. ada beberapa metode tuning yang biasa di terapkan. ada yang manual ada juga yang menggunakan alat.

Pada dasarnya yang harus anda ketahui dan pahami adalah nada standart pada masing-masing senar gitar :
Senar 1 dipetik tanpa ditekan = e
Senar 2 dipetik tanpa ditekan = B
Senar 3 dipetik tanpa ditekan = G
Senar 4 dipetik tanpa ditekan = D
Senar 5 dipetik tanpa ditekan = A
Senar 6 dipetik tanpa ditekan = E

Jadi cara apapun yang anda gunakan untuk menyetel atau menyetam gitar, anda harus tahu dulu nada standart yang telah dijelaskan diatas.

Untuk mendapatkan frekuensi atau nada yang standar misalnya nada A dapat anda jadikan sebuah patokan garputala A atau dengan alat musik lain. Cara yang paling mudah dan paling praktis menyetem senar gitar adalah dengan menggunakan sebuah alat yang bernama Chromatic Tuner elektronik, bisa anda beli di toko musik terdekat anda.

Langkah-Langkah dalam menyetem gitar (tuning standar)  sebagai berikut:

1.Bunyikan Garpu Tala nada A 440 Hz dan tempelkan gagangnya pada badan gitar sehingga terdengar nada A atau gunakan alat bantu lainnya seperti piano dengan menekan nada A untuk menjadi acuan.
2.Tekan fret 5 senar 1 samakan nadanya bila belum kencangkan atau kendurkan senar hingga nadanya sama.
Setelah mendapatkan nada yang sama kemudian petik senar 1 tanpa dipencet (open string). secara bersamaan
3.petik senar 2 di fret 5, samakan suaranya.
4.Petik senar 2 tanpa pencet kemudian petik senar 3 di fret 4 samakan suaranya
5.Petik senar 3 tanpa pencet kemudian petik senar 4 di fret 5 samakan suaranya
6.Petik senar 4 tanpa pencet kemudian petik senar 5 di fret 5 samakan suaranya
7.Petik senar 5 tanpa pencet kemudian petik senar 6 di fret 5 samakan suaranya

Nah tuning pun selesai, semoga anda dapat memahami dan mencobanya.
Ok sekian tips dari gitargaul, ikuti terus update terbaru dari kami dengan menjadi follower kami atau cukup dengan klik tombol like fan page facebook yang ada disebelah. Semoga bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya.

Tip Bermain Drum


Dan ini adalah tips agar pemrmainan Drum mu baik :

Berikut ini beberapa tips penting dalam bermain alat musik drum dan bagi loe para pemula, yang baru akan mempelajari alat musik ini, tentunya ini bisa membantu loe sebelum bermain alat musik ini.

1. Gunakan ear plug (penutup telinga) guna melindungi telinga dari kerusakan dan selalu gunakan pada saat latihan dan tampil.
2. Biasakan untuk menggunakan metronome setiap kali akan berlatih drum sehingga tempo loe senantiasa stabil.
3. Rileks, bermain drum jangan tegang dan jangan membuang-buang tenaga, tidak ada gunanya.
4. Selalu menyiapkan stick sendiri lebih dari satu pasang jika ingin tampil.
5. Jangan cepat puas dengan ilmu yang telah loe dapat, teruslah menambah ilmu.
6. Jangan fanatik pada satu atau dua aliran lagu saja, hal inilah yang dapat menghambat kreatifitas pemain dan membuat permainan loe menjadi monoton dan membosankan. Cobalah berbagai macam aliran musik dan usahakan loe dapat memainkan seluruh aliran musik yang ada.
7. Dalam bermainan drum harus melibatkan feel atau harus benar2 dirasakan, jangan asal pukul dan jangan pernah berpikiran bahwa semakin keras pukulan loe akan semakin bagus. Dan jangan juga loe berpikir bahwa semakin cepat loe bermain maka loe semakin hebat. Tidak juga, kekerasan dan kecepatan tidak ada sangkut pautnya dengan musikalitas.
8. Berlatih dari tempo yang lambat dan jika sudah sangat terbiasa, tingkatkan temponya perlahan-lahan. Bukankah loe harus belajar berjalan dulu baru bisa lari.
9. Dengarkan musisi lainnya, jangan hanya terfokus pada diri sendiri, dengarkan yang lain.
10. Jadilah pemain drum yang kreatif, beri variasi pada setiap permainan drum yang loe dapat. Karena drum masih merupakan sesuatu yang ‘baru’, masih banyak variasi baru yang bisa loe dapatkan.[klinikdrum]

Note: Untuk ear plug loe dapat membelinya di apotik yang besar atau di toko yang menjual perlengakapan militer. Untuk metronome disetiap toko musik pasti ada, dan carilah yang digital.

Bagian - Bagian Drum dan Fungsinya

Drum sebenarnya bermacam-macam : Ada snare, tom-tom, bass, conga, tymbal, mondo, bedug, tabla... dll, mereka sebenarnya adalah drum, karena memainkannya dengan cara dipukul. Tetapi yang kita bahas adalah DRUMSET, yang bisa dibilang bentuk drum modern. Drumset itu sendiri sebenarnya terdiri atas 3 Bagian,
1.Snare,
2.tom-tom = Untuk tom-tom masih dapat dibagi dua lagi, yaitu: Mounted tom dan floor tom-tom (tergantung dari peletakan dan diameter saja)
3.Bass drum.
Dari ketiga unsur tersebut masih ada beberapa unsur penting lagi, yaitu cymbal, hardware (pedal, hihat stand, cymbal stand, snare stand, tom holder/tom stand) dan drumhead.

Tom-Tom



Tom-tom terdiri atas berbagai macam ukuran baik dalam kedalamannya dan diameternya. Ukuran suatu drum biasnya ditulis 12x10 yang maksudnya adalah kedalamannya 12 inchi dan diameternya 10 inchi. Diameter tom-tom bervariasi, biasanya tom-tom paling kecil berdiameter 6", dan berlanjut ke 8", 10", 12", 13", 14", 15", 16", 18" dan 20". Ukuran tom-tom 14" keatas dapat digolongkan sebagai floor tom-tom, tetapi tergantung dari peletakannya juga. Tom-tom menggunakan 2 drumhead, atas dan bawah, kecuali pada tahun 70-an dimana tom-dan bass drum hanya menggunakan 1 drumhead saja, dan suaranya jelek sekali. Badan tom-tom atau yang biasa disebut dengan shell terbuat dari kayu. Untuk drum kelas pemula biasanya menggunakan kayu Mahogany dan untuk kelas professional biasanya menggunakan kayu Birch dan Maple. Kayu Birch dan Maple lebih mahal karena menghasilkan suara atau tone yang bulat dan jernih. Kayu pada tom-tom biasanya mempunyai ketebalan dari 4 sampai 10 mm. Semakin tipis kayu maka suara yang dihasilkan semakin kaya dan sensitive. Sedangkan semakin tebal kayu suara yang dihasilkan semakin keras, tetapi suaranya tidak terlalu kaya dan kurang sensitive.

Bass Drum

Bass drum tidak terlalu berbeda dengan tom-tom, hanya bass drum mempunyai diameter yang lebih besar, 16", 18", 20", 22", 24" dan bahkan 26" atau lebih. Dan bass drum dipukul dengan menggunakan pedal dan ditaruh dibawah. Tetapi suara bass drum tidak seperti tom-tom yang bersuara "Dung..." tetapi cenderung bersuara "Dug..." (lebih mati suaranya). Kayu bass drum cenderung lebih tebal untuk menghasilkan suara yang lebih keras dan untuk ketahanan drum itu sendiri.




Snare Drum

Snare drum adalah drum yang paling berbeda diantara lainnya (dari bentuk dan suaranya). Dan snare drum merupakan unsur utama dari drumset (yang paling sering dipukul). Drum ini biasanya berukuran 10" sampai 15", tetapi yang paling biasa digunakan adalah ukuran 14". Yang membuat perbedaan pada snare drum yaitu pada bagian bawah drum tersebut. Di bawahnya menggunakan kawat-kawat yang berbentuk spiral atau yang sebenarnya dinamakan Snare Wire /Strainer. Benda itulah yang membuat perbedaan pada snare drum. Jika anda memukul head atasnya maka snare wire dibawah segera merespon, dengan cara 'memukul' kembali head bawah dan menghasilkan suara yang tajam. Maka dari itu, sebenarnya 'nyawa' dari snare drum terletak pada snare wirenya. Jika snare wirenya dilepas maka suara yang dihasilkan hampir sama dengan tom-tom.





Cymbal
 
Cymbal, lagi-lagi merupakan 'nyawa' bagi drumset, karena hampir tidak mungkin bermain drum tanpa cymbal (ibaratnya seperti makan nasi tanpa nasi, nggak makan donk...). Cymbal terdiri atas 4 jenis mereka yaitu:

Hihat cymbal:


'Jantungnya' cymbal dan drum. Berguna untuk menjaga waktu/tempo. terdiri atas sepasang cymbal. berukuran 8" sampai 15". Ukuran standart 14" 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Ride cymbal:

Sama fungsinya dengan hihat tetapi dengan bentuk dan suara yang berbeda. Hanya terdiri dari satu cymbal tetapi berukuran besar 18" sampai 22". ukuran standar 20"
 

















Crash cymbal:

Berguna untuk memberi phrase/nada pada suatu lagu. Berukuran 13" sampai 22" tergantung dari selera pemain.
 

















Efek cymbal:

Efek cymbal terdiri atas Splash, bell, china dan swiss. Berguna untuk memberi 'warna' khusus pada suatu lagu. Splash dan bell biasanya berukuran 6" sampai 12" dan untuk china dan swiss biasanya berukuran 16" sampai 22".










Hardware terdiri atas berbagai macam bentuk dan fungsi:

Pedal:


Berguna untuk memukul bass drum, juga tersedia double pedal, yaitu pedal yang menggunakan 2 pedal dan 2 pemukul atau beater untuk mendapatkan suara yang lebih pada bass drum.
 








Hihat stand:


Untuk menempatkan hihat cymbal yang terdiri atas 2 buah cymbal sehingga anda dapat membuka dan menutup kedua cymbal itu dengan kaki kiri anda.

 

















 Cymbal stand:

Untuk menempatkan segala macam jenis cymbal kecuali hihat.
 
Snare stand:

Untuk menempatkan Snare drum dan anda dapat merubah posisinya sesuka anda.
 


















Tom holder/tom stand:

Berguna untuk memasang tom-tom.




















Drumhead mempunyai ukuran, type, fungsi dan ketebalan yang berbeda. Drumhead terdiri atas 3 bagian; Pertama Batter head, yaitu drumhead yang dirancang khusus untuk dipukul. Kedua, Resonant hanya ditaruh pada bagian bawah tom-tom dan bagian depan bass drum. Head ini tidak untuk dipukul, head ini berguna untuk memberi 'hidup' pada tom-tom dan bass drum. Dan terakhir adalah snare side, khusus hanya untuk ditaruh dibagian bawah snare untuk mendapatkan suara snare wirenya. Snare side merupakan head yang paling tipis. Ingat, tidak untuk dipukul.

Senin, 27 Mei 2013

Mengenal Bagian-Bagian Gitar Bass

Berikut ini adalah bagian-bagian gitar bass beserta masing-masing fungsinya :




·      fungsi-fungsinya :
 

1.     Tuning Machines berfungsi sebagai alat untuk menyetem/menyetel/menstem (tuning) senar gitar sehingga menghasilkan nada sesuai dengan keinginan kita.
2.     Headstock merupakan  bagian yang berfungsi menahan senar dan tuning machines.
3.     Nut berfungsi untuk mengatur penempatan senar agar tetap konsisten pada tempatnya.
4.     Neck berfungsi untuk meletakkan fretboard, tuners(tuning machines) dan headstock
5.     Fingerboard merupakan kayu dengan pematang(fret) logam melintang untuk membagi wilayah nada.

6.     Fret merupakan  logam melintang terletak di sepanjang Fingerboard untuk membagi wilayah nada.

7.     Strap pin berfungsi untuk menahan selempang(strap) gitar.

8.     Body merupakan bodi/badan gitar.

9.     Bridge berfungsi sebagai pengikat/penahan senar ke badan gitar.

10.  End pin berfungsi  untuk menahan selempang(strap) gitar.

11.  Output jack berfungsi untuk penyambung gitar ke amplifier atau peralatan elektronik lainnya.
12.  Volume and tone Control berfungsi untuk mengatur volume dan tone (bass n treble) sesuai dengan keinginan kita.

13. Pickups berfungsi sebagai pendeteksi getaran senar dan mengubahnya dari energi  mekanis menjadi energi listrik yang dikonversi oleh amplifier menjadi nada. 

semoga bermanfaat  

Tips Bermain Gitar Untuk Pemula

Bermain gitar memang menyenangkan tapi kalo tidak tau gimana caranya bisa menyesatkan, hehehehe. Namun kali ini saya akan menshare gimana langkah awal bermain gitar. Pertama yang harus kalian lakukan adalah mengambil gitar kalo tidak punya ya beli hehehehe. Berikiut ini langkah langkah pertama bermain gitar :


1. Belajar memetik atau genjreng gitar
            Langkah pertama dalam memainkan gitar adalah petikan atau genjrengan. Sebetulnya terdapat banyak macam petikan atau genjrengan pada permainan gitar, namun saya tidak akan menjelaskannya satu per satu karena akan memakan banyak waktu. Pertikan pertama saya bertempo per 8 ketukan. Bila kamu susah untuk belajar ngenjreng yaitu kamu bisa belajar seperti saya dulu. Yaitu a,a,b,b,a,b,a,b a untuk genjreng ke atas dan b untuk genjreng ke bawah. Lakukan terus menerus sampai tangan kamu bisa hafal tempo sendiri.
           
2. Menghafal beberapa kunci gitar
            Kunci dalam bermain gitar mungkin sangat banyak, namun yang terpenting adalah kunci dasar terlebih dahulu yaitu A, C, D, G.




Hafal 4 kunci tersebut terlebih dahulu, latih pergerakan jari jari tangan untuk berpindah dari kunci satu ke kunci yang lain, sampai benar benar lancar. Dan jangan pernah berputus asa dalam mempelajarinya. Apabila kesulitan dalam memegang senar mending kuku jari dipotong agar tidak terlalu panjang dan mudah dalam memegangnya. Dan apabila masih kesulitan mending jari tangannya dipotong sekalian, hehehehe. Lakukan terus menerus sampai jari tangan kamu tidak buta arah, butah arah maksudnya susah untuk menyesuaikan kunci tersebut.

 3. mulai dengan kombinasi langkah 1 dan 2.
            Apabila sudah lancar tahap satu dan dua. Sekarang waktunya mencoba menggabungkannya. Pertama awali dengan kunci dasar G lalu mainkan dan hitung tempo atau ketukan, biasanya tempo awal per 8 ketukan lalu pindah ke kunci selanjutnya. Terus latih perpindahan kunci dengan tetap mamainkan gitar. Lakuakan terus menerus sampai benar benar bisa untuk berjalan sendiri. Dan pastikan tidak ada genjrengan kamu yang falls. Sebisa mungkin tekan sekuat mungkin, karena penekanan stang yang pelan dapat menimbulkan falls.

4. Memulai dengan lagu sederhana
            Setelah kamu berhasil menguasai gitar kamu, sekarang kamu siap untuk memulai sebuah lagu yang sederhana. Terdapat banyak macam lagu yang slow, dapat kamu pilih sesuai selera. Namun saya menganjurkan lagu berikut ini, yaitu lagu dari Ahmad Dhani – Munajat cinta. Chord lagu bisa kamu copy di http://www.kordkita.web.id/the-rock/munajat-cinta.html. hafal nada dan irama lagu tersebut, lalu pelajari khord gitar tersebut. Kunci utama dalam bermain gitar adalah sering berlatih, jadi terus latih permainan gitar kamu sampai kelak kamu bisa jadi musisi.

Semoga sedikit info dari saya dapat membantu, pelajari terus arti music bagi kehidupan kamu. Dan janganlah kamu berhenti di tengah jalan, apabila kamu berhenti di tengah jalan kamu bisa tertabrak mobil hehehehe. Jadi kuatkan langkahmu dan terus berkreasi.
Dan jangan lupa comment postingku ya.
Thanks For Read

Mengenal bagian-bagian gitar

Kenali gitar anda terlebih dahulu sebelum mulai memainkannya... (kata-kataku he he he), dan ada ungkapan peribahasa "tak kenal, maka tak sayang". Demikian pula dengan gitar anda, kenalilah ia terlebih dahulu, supaya lebih sayang...??? cieee....(sayang ni ye...) Tulisan ini sebagai awal perkenalan lebih jauh dengan gitar, juga merupakan lanjutan dari tulisan saya,selain itu juga dilatar belakangi kebanyakan dari kita kadang suka keliru dalam menyebut bagian-bagian gitar. Kita mungkin juga sering bertanya: "terdiri dari apa saja sih bagian-bagian gitar itu?", "yang disebut whammy bar itu yang mana sih?", "pickups itu apa sih?". Disini akan kita bahas per bagian saya dengan lebih detil, mulai dari gitar elektrik terlebih dahulu, setelah itu, gitar akustik.
A. GITAR ELEKTRIK:


 
  1. Tuning Machines: berfungsi sebagai alat untuk menyetem/menyetel/menstem (tuning) senar gitar sehingga menghasilkan nada sesuai dengan keinginan kita
  2. Headstock: bagian yang berfungsi menahan senar dan tuning machines
  3. Nut: berfungsi untuk mengatur penempatan senar agar tetap konsisten pada tempatnya
  4. Neck: berfungsi untuk meletakkan fretboard, tuners(tuning machines) dan headstock
  5. Fingerboard(Fingerboard): kayu dengan pematang(fret) logam melintang untuk membagi wilayah nada
  6. Fret: logam melintang terletak di sepanjang Fingerboard untuk membagi wilayah nada
  7. Strap pin: untuk menahan selempang(strap) gitar
  8. Body: bodi/badan gitar
  9. Pickups: pendeteksi getaran senar dan mengubahnya dari energi mekanis menjadi energi listrik yang dikonversi oleh amplifier menjadi nada
  10. Bridge: Pengikat/penahan senar ke badan gitar
  11. End pin: untuk menahan selempang(strap) gitar
  12. Bar/vibrato/tremolo/whammy bar:pengatur modulasi getaran senar, ini ada dua jenis: a.bent down tremolo: tremolo yang hanya bisa menurunkan nada, b. updown tremolo(gambar blm ada): tremolo yang bisa menaik/turunkan nada--> kita bahas pada bahasan khusus whammy bar saja
  13. Pickup selector switch: switch pengatur pickups untuk memilih pickup mana yang akan diaktifkan untuk menghasilkan variasi suara yang diinginkan
  14. Volume control: pengatur volume
  15. Tone control: pengatur kekuatan bass dan treble sound gitar
  16. Output jack:penyambung gitar ke amplifier atau peralatan elektronik lainnya
  17. Strings(senar): senar terbuat dari nylon, steel(baja), nikel dst, untuk menghasilkan nada

 B. GITAR AKUSTIK/KLASIK:

  1. Tuning Machines: berfungsi sebagai alat untuk menyetem/menyetel/menstem (tuning) senar gitar sehingga menghasilkan nada sesuai dengan keinginan kita
  2. Headstock: bagian yang berfungsi menahan senar dan tuning machines
  3. Nut: berfungsi untuk mengatur penempatan senar agar tetap konsisten pada tempatnya
  4. Neck:berfungsi untuk meletakkan fretboard, tuners(tuning machines) dan headstock
  5. Fingerboard(Fingerboard): kayu dengan pematang(fret) logam melintang untuk membagi wilayah nada
  6. Fret: logam melintang terletak di sepanjang Fingerboard untuk membagi wilayah nada
  7. Strap pin: untuk menahan selempang(strap) gitar
  8. Body: bodi/badan gitar
  9. Bridge: Pengikat/penahan senar ke badan gitar
  10. End pin: untuk menahan selempang(strap) gitar
  11. Strings(senar): senar terbuat dari nylon, steel(baja), nickel dst. untuk menghasilkan nada
  12. Sound hole: penghasil nada, berfungsi mengeluarkan suara getaran senar dan sebagai tempat sirkulasi udara didalam bodi gitar hingga daya akustiknya bagus
Selain dari bagian-bagian yang sudah saya sebutkan, sebenarnya pada prakteknya ada juga beberapa modifikasi, misalnya untuk mengeluarkan suara gitar akustik ke amplifier ditambahkan pickup dst. tapi secara umum, bagian-bagian gitar adalah yang sudah saya sebutkan diatas dan sebenarnya macam-macam gitar juga bukan cuma seperti yang sudah saya sebutkan saja, masih banyak gitar lainnya seperti balailaika, ukulele, banjo, mandolin, harp guitar, resonator guitar dst, dan sangat panjang bila ditulis satu persatu, teman-teman bisa mencari referensi lain di internet seperti di wikipedia dst.